Kartasura-Tepat pada hari Kamis, tanggal 16 Juni 2022. HMPS Psikologi Islam telah melaksanakan TRILOGI Profesional Berkarakter Berbakti BSC (Building Spiritual Character) dengan tema “Meredam Gejolak Quarter Life Crisis Mahasiswa dengan Tameng Psikologi dan Spiritual” Acara ini adalah salah satu program kerja dari HMPS Psikologi Islam. Acara ini  dihadiri oleh seluruh mahasiswa Psikologi Islam angkatan 2020 & 2021. Serta dihadiri oleh beberapa dosen Psikologi Islam .

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar jam 13.00 WIB yang bertempat di graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara tersebut bertujuan agar mahasiswa khususnya mahasiswa Psikologi Islam dapat bangkit dari krisis hidup dan dapat membangun hubungan antara insan dengan Sang Pencipta.

Acara TRILOGI BSC ini digelar secara offline bertempat pada gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini menyuguhkan musik akustik islami sebelum acara dimulai, selanjutnya diawali dengan fasilitator sebagai pencairan suasana serta menyambut peserta. Setelahnya, pembukaan acara dimulai yang dilakukan oleh MC.

Adapun susunan acara yang diawali dengan pembukaan, dilanjut dengan pembacaan ayat suci al-qur’an oleh saudara Dimas Alfian Agustaf, lalu menyanyikan lagu indonesia raya dan mars PI (Psikologi Islam) yang di iringi oleh saudari Isika, setelah itu sambutan dari ketua panitia yaitu saudari Sania dilanjut dengan sambutan kedua yang dibawakan oleh saudari Yulia Nur Arini sebagai ketua umum HMPS PI, dilanjut dengan sambutan oleh dekan FUD tetapi karena beliau berhalangan hadir digantikan oleh Bapak Dr. Kholillurrohman M,Si. selaku Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam pidato singkatnya, beliau menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa kita harus bisa bangkit dari krisis hidup, karena masa kedepan kehidupan diluar akan lebih sulit lagi.

Setelah itu lanjut keacara inti yaitu pemaparan materi oleh para pemateri yang pertama, dengan dibuka oleh moderator oleh saudara Aditya Putra D sebagai demisioner pengurus HMPS Psikologi Islam serta Presiden Mahasiswa UIN Raden Mas Said. Pada saat pemaparan pemateri yang pertama oleh Cania Mutia, M.Psi., Psikolog yang membahas seputar Quarter Life Crisis yang merupakan suatu proses pendewasaan diri. Sehingga banyak dialami oleh para remaja. Beliau menuturkan bahwa mengalami Quarter Life Crisis itu biasa, menemukan diri sendiri dalam proses itu luar biasa. Pemaparan pemateri kedua disampaikan oleh Bapak Agus Wahyudi, S.Ag., M.Psi. Dalam sesi ini beliau menuturkan “Siapa yang menyerah dengan keadaan, maka ia akan dikalahkan. Siapa yang menyerahkan segalanya pada tuhan, maka ia akan dimenangkan”. Artinya, kita perlu berserah diri dengan Sang Pencipta dalam menjalani hidup. Dengan adanya bersyukur serta mendekatkan diri dengan Allah SWT, maka insyaallah akan dipermudah oleh-Nya.

Ditulis oleh: M. Sholahuddin (Sekretaris 2 HMPS PI 2022)

Leave a Comment