Surakarta-Senin, 30 Maret 2020, HMPS Psikologi Islam IAIN Surakarta gelar Diskusi Online “Sehat Dan Bahagia Di Tengah Corona” bersama dr. Anita Martaningsih (Dokter Klinik Syifa Medika IAIN Surakarta) dan Dr. Retno Pangestuti M. Psi., Psikolog (Kaprodi Psikologi Islam IAIN Surakarta) dan di pandu oleh moderator Cahyati Windu P. (Ketua Umum HMPS Psikologi Islam IAIN Surakarta). Diskusi Online tersebut di ikuti oleh 104 peserta yang terdiri dari Mahasiswa, Bapak-bapak, dan Ibu-ibu yang berlatar belakang pedagang, buruh, karyawan, dan wiraswasta.

Diskusi online dilaksanakan menggunakan Whatsapp Group (WAG) dan di mulai pukul 10.00 WIB, yang di pimpin langsung oleh Cahyati Windu P.  selaku moderator. Kemudian materi pertama di sampaikan oleh dr. Anita Martaningsih dengan mengirimkan Power Point (ppt) yang berisikan materi tentang Covid-19, baik secara pengertian maupun cara pencegahan. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Apa saja gejala nya? Demam, Batuk, Pilek, Gangguan pernafasan, Sakit tenggorokan, Letih dan lesu. Bagaimana cara mencegahnya?

1.            Cuci tangan dengan baik dan benar

2.            Gunakan masker jika batuk dan pilek, dan terapkan etika batuk yang benar

3.            Perbanyak konsumsi makanan bergizi

4.            Hindari mengkonsumsi makanan yang diolah setengah matang

5.            Rajin olahraga dan istirahat yang cukup

6.            Jika demam, batuk, pilek dan sesak nafas memberat segera ke rumah sakit

Selanjutnya, materi kedua di sampaikan oleh Dr. Retno Pangestuti M.Psi, Psikolog yang mengirimkan materi berupa Power Point (ppt) yang berisikan tentang sisi psikologis ataupun efek psikologis dari penyebaran Covid-19 yang memungkinkan membuat kebanyakan masyarakat menjadi cemas dan bisa menjadi stress.  Bahagia adalah… perasaan positif, rasa senang, kepuasan menjalani hidup, menerima dengan penuh rasa syukur, dll. Bahagia dapat meningkatkan imunitas tubuh (Steptoe, 2019; Diener, 2009). Imunitas tubuh SANGAT diperlukan untuk mencegah terpaparnya penyakit, termasuk virus Corona.

Setelah materi kedua di sampaikan, selanjutnya ada sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias dengan berbagai pertanyaan yang di ajukan kepada pemateri. Berbagai macam jenis pertanyaan muncul dari peserta diskusi. Antusias mereka adalah bentuk dari kecemasan mereka yang selama ini mereka rasakan. Akhirnya moderator memberikan perpanjangan waktu dalam sesi ini, agar informasi yang mereka dapatkan lebih meyakinkan mereka untuk tetap berhatihati. Waspada boleh panik jangan kata dr. Anita. Kemudian diskusi selesai pukul 11.50, mengingat waktu sudah memasuki adzan dzuhur. Dan harapan kami, semoga diskusi ini menambah wawasan untuk kita semua agar mengedepankan pikiran lebih positif dalam menghadapi situasi.

Ditulis oleh Ismi Wahyu M.- (Div. Komunikasi dan Informasi)-HMPSI PI 2020

Leave a Comment