Palembang (17-19/07/2019) , Silaturahmi membawa berkah, penuh empati dan mempererat ukhuwah psikologi Indonesia. Demikian kiranya satu kalimat yang mewakili perjalanan Psikologi Islam IAIN Surakarta (PI) menghadiri undangan dari Panitia Kolokium XXVIII Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi ndonesia  (AP2TPI) yang dikirimkan ke PI melalui surel pada 6 Mei 2019. Kaprodi PI Dr. H. Moh. Abdul Kholiq Hasan, Lc., MA., M.Ed. dan Wakhid Musthofa, S.Psi., M.Psi., Psikolog  (Sekretaris Prodi) masing-masing hadir dalam rangkaian kegiatan kolokium 17-19 Juli 2019 mulai dari Pembukaan, Seminar, Workshop, Rapat Kerja, Hasil Kolokium hingga Penutupan kolokium.

Kolokium AP2TPI XXVIII yang mengusung tema “Riset untuk Pendidikan dan Terapan Psikologi” diawali dengan berbagai wokshop yang terkait dengan tema dan pengembangan ilmu psikologi di antaranya Workshop Publikasi Ilmiah, Analisis Data Kualitatif deng Nvivo, Metode Analisis Big Data: Aplikasi dalam Penelitian Sosial. Selanjutnya, pembukaan kolokium menghadirkan Keynote Speech  Dr. Muhammad Dimyati (Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek-Dikti) yang membahas tentang Kebijakan Riset Nasional dan panel bersama Prof. Dr. Faturochman, MA. (Dekan Fakultas Psikologi UGM) dan Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran) yang memaparkan Policy Sharing dari perguruan-perguruan tinggi Psikologi.

Foto : Jajaran Pengurus AP2TPI

Rapat kerja dibagi dalam beberapa forum yaitu Forum Dekan, S1, S2, dan S3. Kaprodi PI mewakili PI IAIN Surakarta di forum dekan & Sekprodi mewakili PI dalam forum S1. Forum Kolokium ini menjadi sarana Prodi Psikologi Islam IAIN Surakarta untuk memperkenalkan diri sebagai calon anggota dan turut aktif menyampaikan saran, gagasan, dan masukan untuk perkembangan psikologi di masa depan. Moh. Abdul Kholiq Hasan menyampaikan dalam forum dekan, bahwa keberadan prodi-prodi psikologi di lingkungan PTKIN perlu mendapatkan perhatian dan kesetaraan dengan prodi lain di Kemristekdikti.

Alhmdulillah, masukan tersebut mendapatkan tanggapan dan dukungan dari beberapa peserta dan pengurus AP2TPI dan HIMPSI. Antara lain, secara terpisah Cut Rifameutia sebagai ketua AP2TPI menyampaikan kepada Sekprodi PI ketika terkait nomenklatur Psikologi Islam bahwa hal itu tidak menjadi halangan untuk bergabung dengan AP2TPI sejauh kurikulum menyesuaikan yang ditentukan AP2TPI dan memiliki dosen Psikologi sesuai ketentuan ristekdikti. Demikian juga Ketua HIMPSI Pusat. Dr. Seger Handoyo, Psikolog menyatakan siap untuk membantu proses keanggotaan PI dalam AP2TPI dan pengembangan PI untuk berkontribusi pada Psikologi Indonesia. Wakhid Musthofa mewaliki PI dalam forum S1 turut serta dalam mencermati kembali SK AP2TPI Nomor : 06/Kep/AP2TPI/2018 tentang Kurikulum Inti Program Studi Jenjang Sarjana dan menyusun rekomendasi tentang standar riset dan publikasi. Hasil rekomendasi menjadi acuan masing-masing prodi dalam menyusun kurikulum dengan keleluasaan bagi masing-masing prodi untuk menyesuaikan dengan kekhasan masing-masing, seperti yang dimiliki Psikologi Islam IAIN Surakarta yang memiliki visi keilmuan, keislaman, ke-Indonesiaan, dan kearifan lokal.

Pertemuan yang dihadiri kurang lebih 280 peserta ini tidak hanya mendiskusikan agenda AP2TPI dan koordinasi tingkat nasional. Di sela-sela kegiatan, beberapa pegiat di tingkat regional memanfaatkan waktu untuk saling berkoordinasi. Seperti yang dilakukan Forkom AP2TPI Jateng di mana PI IAIN Surakarta tergabung di dalamnya.  Menindaklanjuti hasil pertemuan Forkom Jateng di Purwokerto (02/07/2019) untuk membentuk kepengurusan wilayah. Hasil musyawarah menunjuk Koordinator AP2TPI Wilayah Jateng adalah Psikologi Undip di bawah kendali Dekan Dian Ratna Sawitri, S. Psi., M. Si., Ph.D., Psikolog, Sekretaris: Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang Dr. Rini Sugiarti, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan Bendahara : Sekrprodi Psikologi Islam IAIN Surakarta. Wakhid Musthofa, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Hasil diskusi dari masing-masing forum kemudian dipaparkan dalam forum bersama kemudian menjadi rekomendasi bagi kepemimpinan AP2TPI yang baru. Sebelum penutupan kolokium, rekomendasi diserahkan Ketua AP2TPI lama Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, M.A., Psikolog (Dekan Fakultas Psikologi UI)  kepada Ketua yang baru Dr. Nurul Hartini, M.Kes., Psikolog (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga). Selamat dan Sukses Kolokium AP2TPI XXVIII menuju Psikologi Indonesia yang setara untuk semua.

Wakhid Musthofa/PI

One Thought to “Psikologi Islam Menghadiri Kolokium XXVIII AP2TPI di Palembang”

  1. Ahmad Mujahid

    mantab, semoga PI semakin maju dan dpt bersaing dengan psikologi umum

Leave a Comment