Jurusan Psikologi Islam merupakan jurusan termuda di Fakultas Ushuludin dan Dakwah. Terbentuk secara resmi pada tahun 2017, jurusan yang awalnya hanya menerima mahasiswa melalui jalur mandiri ,ternyata mendapat respon yang sangat baik. Pasalnya, dari jumlah peminat dan kuota kelas berjumlah 131 sedangkan peminatnya berjumlah 180. Terbentuknya jurusan Psikologi Islam ini tak lepas dari tanggung jawab akademis Islam yang dituntut untuk berkontribusi dalam memberi solusi masyarakat berkaitan dengan masalah psikologi.
Perbedaan Psikologi Islam dan Psikologi Konvensional adalah tentang cara pandang , contohnya tentang penyakit, orang psikoanalisa akan menjawab bahwa sumber penyakit berasal dari konflik-konflik batin dan keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi, sehingga menyebabkan konflik dan kecemasan. Lain dengan psikologi Islam yang melihat penyakit kejiwaan tidak semata-mata karena gangguan neurosis dan psikosis , tetapi juga melibatkan aspek dosa.
FAKULTAS Ushuludin dan Dakwah awalnya sudah memiliki jurusan yang hampir sama dengan jurusan Psikologi Islam, jurusan itu terdiri dari BKI (Bimbangan dan Konseling Islam) dan TP ( Tasawuf dan Psikoterapi) ketiga jurusan ini disisi lain saling berkesinambungan. Meskipun hampir sama namun ada perbedaan dari ketiga jurusan tersebut BKI lebih menjurus ke konsultasi , TP menjurus ke jiwa dan Psikologi menjurus ke perilaku manusia.

Sejarah Singkat Psikologi Islam IAIN Surakarta

Pada tanggal 6 Maret 2014 mulai dibentuklah tim untuk membuat proposal Psikologi Islam. Tim bekerjasama dengan universitas – universitas lain yang sudah lebih dulu mendirikan jurusan Psikologi Islam, seperti IAIN Kediri. Tim bekerja kurang lebih 8 bulan, selama 8 bulan tim mengumpulkan data dan membuat rumusan, sehingga pada tanggal 15 Oktober 2014 secara resmi proposal Psikologi Islam diajukan ke Diktis ( Direktorat Pendidikan Tinggi Islam) dan diterima pada 21 Oktober 2014. Pada sidang Diktis di Bogor tanggal 12-13 Desember 2014 nilai proposal Psikologi Islam memuaskan yaitu dinilai 80,6. Namun ada suatu kendala yaitu ketika Psikologi Islam tidak bisa masuk ke dalam Fakultas Ushuludin dan Dakwah, Karena Diktis memasukkan Psikologi Islam untuk bergabung ke dalam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, maka terjadilah penundaan karena tim lebih memilih Psikologi Islam masuk bergabung ke dalam Fakultas Ushuludin dan Dakwah.
Baru pada tahun 2016, setelah ada perubahan dan keluarnya SK Kementerian Agama disetujuilah dibukanya jurusan Psikologi Islam, maka dengan perubahan itu proposal kembali ditata kemudian dikirim kembali. Pada tanggal 7 Desember 2016 secara resmi proposal diajukan kembali dan diterima secara resmi tanggal 9 Desember 2016. Pada tanggal 30 Maret 2017 Kementerian dari Jakarta mendatangi kampus IAIN Surakarta untuk melakukan visitasi proposal. (http://www.iain-surakarta.ac.id/?p=7732)


Tanggal 12 April 2017 surat izin operasional dengan SK No. 21/32/2017 menjadi dasar pembukaan jurusan Psikologi Islam. 9 Mei 2017 di adakan rapat seluruh dosen FUD untuk memperkenalan jurusan Psikologi Islam, yang bersamaan dengan tasyakuran jurusan IAT yang mendapatkan akreditasi A. Pada tanggal yang sama Dr. H. Moh. Abdul Kholiq Hasan,M.A., M.Ed dicalonkan menjadi kajur dan akhirnya terpilih menjadi kajur dari Jurusan Psikologi Islam.

One Thought to “Sejarah Singkat”

Leave a Reply to administrasi Cancel reply